2026-09-14 09:45:02
Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan terus menyempurnakan sistem Lembaga National Single Window (LNSW), yang salah satunya berfungsi untuk mendeteksi pajak ekspor dan impor. Pengembangan LNSW akan menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), khususnya untuk menganalisa potensi pendapatan dari perbaikan sistem."Jadi, kita kembangkan di sini aplikasi menggunakan AI juga. Untuk membantu para analis kita melihat potensi pendapatan yang mungkin diperoleh dengan perbaikan sistem. Dengan mengintegrasikan pemakaian semua data yang ada di LNSW," ujar Purbaya di kantor LNSW, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026).LNSW akan menjadi sistem yang cukup kuat dan dapat membantu analisa perpajakan secara signifikan. Segala bentuk potensi pajak dan cukai dapat terdeteksi sejak awal."Jadi segala potensi pajak, potensi cukai yang miss bisa terdeteksi awal di sini," ujar Purbaya.Purbaya mengatakan, sudah banyak programmer jago yang menjadi awak LNSW, namun tetap saja hasil kerjanya akan ditentukan oleh masyarakat. Maka dari itu pihaknya meminta agar semua awak LNSW bekerja dengan sungguh-sungguh.Sebagai contoh kasus saja, pada tata kelola ekspor impor batu bara, bila ada potensi kurang bayar pajak LNSW harus bisa mendeteksinya."Untuk batu bara ke depan setiap perusahaan berapa potensi pembayaran pajak yang kurang. Digabungkan dengan SPT-nya mereka. Jadi, ke depan nggak ada yang bisa main-main lagi. Kita akan monitor itu dengan lebih teliti. Kita pakai semua data yang ada secara integrasi. Dengan memanfaatkan AI, data," ujar Purbaya.https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8655501/purbaya-kebut-sistem-deteksi-pajak-ekspor-impor-pakai-ai
© 2024 Netsprogram. All rights reserved.