2026-07-27 03:35:29
Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan lampu hijau agar petugas karantina dapat ikut serta memantau langsung mesin pemindai milik Bea Cukai. Hal ini sebagai respons atas kunjungan Kepala Badan Karantina (Barantin) Abdul Kadir Karding ke kantornya.Purbaya mengatakan ada regulasi yang telah mengatur agar pegawai Barantin bersama Direktorat Jenderal Bea Cukai dapat mengawasi bersama di pintu masuk, seperti pelabuhan maupun bandara. Namun, implementasinya sempat tertunda lantaran kesiapan teknis di lapangan karena dinilai belum matang."Bukan dicabut (aturannya), kan dulu kan ada pengawasan bersama dengan Balai Karantina di PMK 19, memanfaatkan fasilitas di Bea Cukai jadi bareng. Cuman waktu itu kan nggak mereka belum siap, jadi ya ditunda," ujar Purbaya saat ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2026).Kini seiring dengan kesiapan dari pihak Badan Karantina, Purbaya menyatakan aturan tersebut akan segera direvisi. Rencananya, petugas karantina dapat memantau langsung bersama pegawai Bea Cukai untuk mengidentifikasi barang-barang yang memerlukan penanganan atau pemeriksaan karantina lebih lanjut.Meski telah lampu hijau, Purbaya tetap meninjau terlebih dahulu kesiapan tim teknis dari kedua belah pihak untuk mematangkan kesiapan operasional di lapangan sebelum resmi dijalankan secara penuh."Tadi dia mau ikut monitor scanner kita biar mereka bisa melihat juga ada barang-barang yang butuh waktu karantina apa enggak, atau macam-macam itu, barang pertanian dan lain-lain, daging, segala macam masuk situ. Bagus, saya pikir sih nanti kita jalankan, katanya mereka sudah siap, tapi saya suruh ketemu dengan tim teknis dulu betul-betul siap apa enggak. Kalau udah siap, ya udah nanti jalan," beber Purbatya.Sebelumnya, Kepala Badan Karantina (Barantin) Abdul Kadir Karding menyambangi kantor Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa pagi ini. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperkuat integrasi data hingga peningkatan layanan ekspor dan impor.Kepala Badan Karantina (Barantin) Abdul Kadir Karding menyambangi kantor Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa pagi ini. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperkuat integrasi data hingga peningkatan layanan ekspor dan impor.Selain itu, Karding juga menyoroti celah pengawasan di lapangan yang selama ini lolos dari proses karantina. Ia menjelaskan barang-barang yang tampak aman bagi Bea Cukai, belum tentu aman bagi Barantina, terutama bagi buah-buahan maupun hewan. Oleh karena itu, ia mengusulkan agar ada petugas karantina untuk ikut serta melakukan pemeriksaan langsung di mesin pindai Bea Cukai."Selama ini orang bawa buah-buahan, bawa hewan peliharaan kan kadang-kadang lolos dari karantina karena kita tidak ada petugas di sana atau data kita tidak relay dengan data X-ray yang ada di Bea Cukai. Tadi alhamdulillah Pak Menteri setuju untuk diperbaiki itu dengan mencabut PMK 19," ujar Kardingsaat ditemui di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2026).https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8588735/purbaya-setuju-bea-cukai-bareng-pegawai-barantin-awasi-barang-masuk-ri#google_vignette
© 2024 Netsprogram. All rights reserved.