Blogs Detail

...
Harga Batu Bara Ambruk Lagi, China Jadi Biang Kerok

2025-03-24 04:40:20


Jakarta, CNBC Indonesia - Harga batu bara kembali jatuh dan semakin mendekati level US$100/ton akibat pengiriman batu bara ke China yang diperkirakan akan mengalami penurunan.Dilansir dari Refinitiv, harga batu bara pada 20 Maret 2025 tercatat sebesar US$101,1/ton atau turun 1,27% apabila dibandingkan penutupan perdagangan 19 Maret 2025 yang sebesar US$102,4/ton.Dilansir dari safety4sea.com, dalam laporan "Shipping Number of the Week" dari BIMCO minggu ini, Filipe Gouveia, Manajer Analisis Pengiriman, menyoroti pengiriman batu bara ke China, yang diperkirakan akan mengalami penurunan 15% secara tahunan (yoy) pada kuartal pertama 2025. Penurunan ini disebabkan oleh melemahnya permintaan domestik, serta persaingan yang lebih ketat dari pasokan dalam negeri dan impor melalui jalur darat.Filipe Gouveia menyatakan bahwa pengiriman batu bara ke China diperkirakan akan mengalami penurunan 15% secara tahunan (yoy) pada kuartal pertama 2025, mencapai level terendah dalam tiga tahun terakhir. Pengiriman melalui jalur laut melambat akibat melemahnya permintaan domestik serta persaingan yang lebih ketat dari pasokan dalam negeri dan impor melalui jalur darat. Kargo batu bara termal menjadi yang paling terdampak, meskipun pengiriman batu bara kokas juga mengalami penurunan.Selama dua bulan pertama tahun 2025, permintaan batu bara termal melemah akibat penurunan 6% yoy dalam produksi listrik berbasis batu bara. Total produksi listrik turun 1% yoy karena musim dingin yang lebih hangat dari biasanya, sementara produksi listrik dari sumber energi terbarukan terus meningkat. Permintaan batu bara kokas juga menurun akibat penurunan 1% dalam produksi baja.Selama periode yang sama, penambangan domestik di China terus meningkat, naik 8% secara tahunan (yoy). Setahun sebelumnya, masalah keamanan di tambang China menyebabkan perlambatan produksi, tetapi kini tampaknya masalah tersebut sudah teratasi. Impor melalui jalur kereta api juga terus meningkat, terutama dari Mongolia, yang berdampak negatif terhadap permintaan kargo batu bara yang diangkut melalui laut.Harga Batu Bara Ambruk Lagi, China Jadi Biang Kerok

2

Kantor

7

Gudang

250+

Karyawan

19+ Tahun

Pengalaman

© 2024 Netsprogram. All rights reserved.